Showing posts with label Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Sekolah. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Kurangnya Rasa Syukur

-SYUKUR-, lagu wajib yang sering banget aku nyanyiin bareng anak PADUS (paduan suara) tiap Senin pagi di sekolah SMAN 1 TELUK KUANTAN. Tapi kali ini, saat ini, ketika ini, jam ini, menit ini, detik ini pada hari ini dan pada malam ini (hehehe), kita bukannya ngebahas lagu Syukur tersebut. Di malam yang sunyi...sepi..senyap...tak berbintang..tak bermatahari (mulai lagi :D) ini kita akan membahas tentang RASA SYUKUR.
Kata -SYUKUR- sudah memamah biak dalam sejarah kehidupan manusia. Namun hanya di mamah biakkan saja, tidak di beri makan tidak di beri minum apalagi di beri ASI. Kali ini saya nggak ngomong nyeleneh lagi. SERIUS!!! SUWER TERKEWER-KEWER!. Maksud saya dari kalimat di atas tadi melainkan dan tidak bukan adalah "Tidak di terapkannya rasa Syukur tersebut dari dalam hati apalagi dalam kehidupan sehari-hari!"
Ada yang hari ini bisa makan enak, masih aja monyongin mulutnya karena nggak di beliin es rumput laut oleh Mamanya untuk buka puasa. Padahal banyak lho orang-orang yang untuk makan sesuap nasi aja susahnya minta ampun beribu ampun. Ada yang punya rumah mewah, masih aja mengeluh karena kepanasan, padahal cuma kepanasan aja. Banyak orang-orang di luar sana yang semuanya serba double. Double panasnya, double dinginnya dan double juga meriangnya.
Jelas sekali terlihat di kehidupan kita banyak yang seperti itu. Kurangnya Rasa Syukur itulah yang membuat mereka mengeluh dengan apa yang sudah ada, apalagi yang sudah serba ada. Ucapkanlah ALHAMDULILLAH karena kita masih di beri NIKMAT HIDUP hari ini oleh ALLAH SWT. Banyak yang sudah mendahului kita bukan? Ucapkanlah ALHAMDULILLAH jika kamu di beri uang, motor, mobil, rumah,makanan yang serba enak, contekan (lho?) hehe. Karena semua itu adalah nikmat yang di berikan Allah SWT kepada kita. Ucapkanlah ALHAMDULILLAH karena masih bisa makan pake gigi, lidah, dan menggunakan mulut tentunya. Coba aja salah satu dari mereka itu hilang. Nikmat makan pasti akan berkurang. Apalagi jika organ pencernaan yang rusak, makan benar-benar tidak melalui mulut lagi. Bisa di bayangkan kan? Nimat makan benar-benar hilang. Nggak bisa rasain enaknya ice cream, donat, coklat, rendang, sop buntut, atau semua makanan favorit kamu.
Maka dari itu janganlah jadi hamba yang KUFUR NIKMAT. INGAT! semuanya datang dari ALLAH dan akan kembali pula kepada-NYA :)

Saturday, 3 March 2012

Kelasku yang RIBUT

Sedikit menderita dengan adanya tugas-tugas sekolah yang nggak pernah kelar-kelar. Kelar tugas yang ini, datang tugas yang ono. Memang berat banget ni beban anak sekolahan, melebihi beratnya beban truk tronton yang diisi kapas berton-ton! Apalagi kalo udah memasuki AREA KERIBUTAN ! Kelas XI IPA 2 yang mempunyai nama beken PISAU TAJAM (Prajurit-prajurit Sebelas IPA Dua Terbaik Sepanjang Jaman) adalah AREA KERIBUTAN yang selalu aku masuki setiap hari SENIN sampai SABTU. Tidak sedikit guru yang mengeluh masuk kekelas kami.
Suatu siang seorang guru Z memasuki kelas kami yang bertujuan untuk memberikan solusi mengusir penyakit ribut kami ini dan memberikan arahan-arahan tentang cara belajar kami yang mulai agak serabutan (buruh kali ya).Waktu yang diberikan guru pembimbing kami hanya sedikit. Alhasil, sang guru Z hanya memberikan sedikit pengertian tentang pelajaran yang Ia pegang. Guru Z mempersilahkan kami untuk memberikan beberapa pertanyaan. Pertanyaan pertama dari teman saya, sang guru hanya menanggapinya dengan beberapa saran dan saran itu adalah BELI BUKU INI, buku ini sangat bagus sekali. Pertanyaan kedua dari teman saya yang lain, guru Z memberikan saran yang sama dengan buku yang berbeda, BELI BUKU ITU ya nak.
Sang guru menuliskan beberapa judul dan nama penulis buku yang Ia suruh beli dipapan tulis.
Pertanyaan ketiga saya ajukan dengan harapan mendapatkan saran yang lebih dari sekedar hanya disuruh membeli buku ini itu. "Bagaimana cara kami untuk serius dan konsentrasi belajar jika kami hanya mempunyai motivasi dari dalam diri, sedangkan motivasi dari luar tidak ada. Seperti saat belajar dikelas kami yang RIBUT ini??? Bagaimana solusinya?" Guru Z tersenyum dan menjawab pertanyaan saya, " kalo itu mah udah BENCANA, nak"
Seketika itu juga harapan saya luntur, hanyut dibawa derasnya air sungai kuantan!
Tak masalah jika KERIBUTAN kami ini memang mengundang BENCANA, baik itu bencana tanah longsor,banjir, gunung meletus dan bencana-bencana lainnya :D tapi jika kami bisa merubah dan menginstrospeksi diri kami masing-masing, saya yakin, kami bisa menciptakan banyak RENCANA untuk kedepannya. :)
Bicara soal nama beken kelas kami yang terbilang kurang ELIT, tapi ini merupakan ilham yang didapat salah seorang teman sekelas saya BOBBY KURNIAWAN dari negeri anta branta, yang sangat kompak kalo lagi diajak jalan-jalan. :D Dulunya nama beken kelas kami ini PLANET EST, nggak ada kepanjangannya kecuali pada EST (Eleven Sains Two) , sedangkan PLANET memanglah planet nyata yang selalu kami huni setiap hari disekolah.
MMMmmm..memanglah kelasku ini kelas yang ribut, kalo tidak ribut bukan kelasku..haha
Mungkin kami akan diam jika diberikan obat yang ampuh- "RACUN TIKUS", selain murah-kelihatannya racun tikus ini enak untuk dikonsumsi. Lihat aja, tikus-tikus aja doyan ama racun tikus ini.
Selain murah dan enak juga, setelah makan racun tikus ini kita akan mendapatkan title Almarhum dan Almarhumah dengan mudah (lagi nyeleneh :D)


Berharap agan-agan semua bisa memberikan solusi nyata untuk masalah kelas kami ini, walaupun sedikit :)
Makasih!